Headline

Marapi Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Waspada dan Larang Aktivitas dalam Radius 3 Km

Tanah Datar, Mediorra - Aktivitas vulkanik Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar kembali menunjukkan peningkatan. Pada Rabu pagi (18/2) sekitar pukul 10.53 WIB, gunung api aktif tersebut dilaporkan mengalami erupsi.

Marapi Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Waspada dan Larang Aktivitas dalam Radius 3 Km

Namun, kondisi cuaca yang berkabut tebal membuat tinggi kolom abu tidak dapat diamati secara visual dari pos pemantauan.


Petugas Pemantau Gunung Api Marapi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Ahmad Rifandi, memastikan bahwa peristiwa letusan tersebut terekam jelas melalui alat seismograf.


“Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 30 mm dan durasi gempa sekitar 31 detik,” ujar Ahmad Rifandi dalam keterangan resminya.


Hingga kini, PVMBG masih menetapkan status Gunung Marapi pada Level II (Waspada).


Seiring karakter erupsi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, otoritas terkait mengeluarkan sejumlah imbauan tegas kepada masyarakat dan wisatawan. Warga, pendaki, serta pengunjung dilarang memasuki maupun melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.


Masyarakat yang tinggal di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu dari puncak Marapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama saat intensitas hujan tinggi. Apabila terjadi hujan abu, warga diimbau segera menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan pernapasan (ISPA).


PVMBG juga mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Padang Panjang, dan Bukittinggi agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks).


Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Marapi di Bukittinggi maupun pusat PVMBG di Bandung untuk memperoleh data terbaru yang akurat.


Masyarakat yang ingin memantau perkembangan aktivitas Marapi secara real-time dapat mengakses aplikasi MAGMA Indonesia atau situs resmi Badan Geologi melalui magma.esdm.go.id.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image