BNPB Tegaskan Kehadiran Negara, Tujuh Jembatan Pascabencana Resmi Beroperasi di Kabupaten Agam
Agam, Mediorra.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan pemulihan pascabencana dengan diresmikannya pengoperasian jembatan darurat Bailey dan Armco di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sebanyak enam jembatan resmi difungsikan dalam peresmian yang dipusatkan di Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (28/1/2026).
![]() |
| BNPB Tegaskan Kehadiran Negara, Tujuh Jembatan Pascabencana Resmi Beroperasi di Kabupaten Agam |
Enam jembatan tersebut tersebar di tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tanjung Raya dengan satu jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco, Kecamatan Matur satu jembatan Bailey, serta Kecamatan Canduang satu jembatan Bailey. Sebelumnya, satu unit jembatan Armco di Kecamatan Malalak telah lebih dulu rampung, sehingga total jembatan pascabencana yang telah dibangun dan siap digunakan masyarakat di Kabupaten Agam berjumlah tujuh unit.
Peresmian dilakukan oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo, ketua unsur pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H, M.Si, Tenaga ahli BNPB Dra. Eny Supartini, M.M dan dihadiri Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi, bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan masyarakat.
Ketua Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, S.H, M.Si menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat pascabencana. Menurutnya, sinergi antara BNPB, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan pemulihan infrastruktur vital yang sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi sepanjang tahun 2025.
“Ini adalah jawaban atas arahan Presiden bahwa negara hadir untuk rakyat. Masyarakat tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama rakyat untuk memulihkan akses dan kehidupan sosial ekonomi,” ujarnya.
Jembatan Bailey dan Armco tersebut dibangun oleh Kodim 0304/Agam bersama Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ dan Batalyon Teritorial Pembangunan 897/Singgalang sebagai bagian dari program percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana yang dikoordinasikan BNPB.
Kasdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakosa P. Wibowo menambahkan, tersambungnya kembali akses antarnagari dan antarjorong diharapkan mampu menggerakkan kembali aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, hingga distribusi hasil ekonomi lokal.
Dengan beroperasinya jembatan-jembatan tersebut, BNPB berharap pemulihan kehidupan masyarakat Kabupaten Agam dapat berjalan lebih cepat, berkelanjutan, dan berkeadilan, seiring pulihnya infrastruktur dasar sebagai urat nadi aktivitas warga.(Diwarsyah)
