Mahasiswa KKN UNP Perkuat Karakter Santri Lewat Edukasi Bahaya Rokok dan Pergaulan Bebas
Agam, Mediorra – Upaya membangun karakter dan meningkatkan kesadaran hidup sehat di kalangan generasi muda terus dilakukan. Salah satunya melalui sosialisasi bahaya rokok dan pergaulan bebas yang digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 di Pondok Pesantren Rumah Putih, Selasa (21/7).
Kegiatan yang diikuti para santri tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada penguatan karakter, kesehatan, serta kemampuan santri menghadapi berbagai tantangan di era modern.
Dalam penyampaiannya, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai dampak negatif rokok terhadap kesehatan, mulai dari risiko kecanduan hingga penyakit kronis. Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman mengenai dampak pergaulan bebas yang dapat memengaruhi masa depan, baik dari sisi pendidikan, moral, maupun kehidupan sosial.
Ketua KKN Reguler UNP 2026, Muhammad Aqilla Rahmatio, mengatakan bahwa edukasi kepada generasi muda menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah munculnya berbagai perilaku berisiko.
"Kami ingin memberikan pemahaman kepada para santri bahwa menjaga kesehatan dan akhlak merupakan bekal penting dalam meraih masa depan. Harapannya, mereka memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap rokok maupun berbagai bentuk pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri," ujarnya.
Ia menilai, lingkungan pesantren menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai positif karena para santri memiliki semangat belajar yang tinggi dan terbuka terhadap berbagai wawasan baru.
"Melalui kegiatan ini kami berharap para santri tidak hanya memahami bahaya rokok dan pergaulan bebas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengajak teman-temannya menerapkan pola hidup sehat dan menjaga akhlak di lingkungan masing-masing," tambah Aqilla.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias para santri. Berbagai pertanyaan mengenai dampak rokok terhadap kesehatan hingga cara menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan menjadi topik diskusi selama sosialisasi berlangsung.
Pengajar Pondok Pesantren Rumah Putih, Ustad Hidayat, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNP yang menghadirkan materi edukasi sesuai dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN UNP. Edukasi seperti ini sangat relevan karena bahaya rokok dan pergaulan bebas menjadi tantangan nyata bagi generasi muda. Dengan adanya penyuluhan ini, santri memperoleh pengetahuan sekaligus motivasi untuk menjaga diri dan mempertahankan nilai-nilai yang telah diajarkan di pesantren," katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan menjadi langkah positif dalam membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berakhlak mulia.
"Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak program edukatif yang dapat memberikan manfaat bagi santri maupun masyarakat luas," tutupnya.
