Dinsos Agam Serahkan Orang Terlantar kepada Keluarga, Penanganan Cepat Berakhir dengan Haru
Pihak keluarga menjemput langsung yang bersangkutan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Agam, Sabtu (18/7) dini hari, setelah sebelumnya melakukan pencarian ke berbagai lokasi tanpa hasil.
Sannia, perwakilan keluarga, mengaku sempat diliputi kekhawatiran karena anggota keluarganya tersebut meninggalkan rumah dalam kondisi sakit. Selain itu, yang bersangkutan juga merupakan penyandang tuna rungu dan tidak dapat berbicara, sehingga menyulitkan proses pencarian.
"Alhamdulillah, malam ini keluarga kami berhasil dipertemukan kembali dalam keadaan sehat. Selama berada di Kabupaten Agam, beliau diperlakukan dengan sangat baik oleh Dinas Sosial," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penyelamatan dan penanganan anggota keluarganya, mulai dari Bupati Agam Benni Warlis, Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), RSUD Lubuk Basung, Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Basung, para pemuda Jorong Parit Panjang, hingga semua pihak yang terlibat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Hasneril, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari pemuda Jorong Parit Panjang yang menemukan seorang pria terjatuh ke dalam saluran bandar dan kemudian diamankan di pos ronda.
"Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penanganan. Yang bersangkutan dibawa menggunakan ambulans gratis ke Dukcapil untuk proses perekaman KTP. Namun, perekaman belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan belum pernah melakukan perekaman data kependudukan sebelumnya," jelas Hasneril.
Selanjutnya, petugas memandikan, mengganti pakaian, memberikan makanan dan minuman, kemudian membawa yang bersangkutan ke RSUD Lubuk Basung untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, pasien disarankan menjalani perawatan inap.
Namun, pada Jumat pagi, yang bersangkutan meminta keluar dari rumah sakit. Dinas Sosial kemudian menjemput kembali dan membawanya ke kantor dinas untuk beristirahat.
Di hari yang sama, tim Rehabilitasi Sosial berupaya menelusuri keberadaan keluarga berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Meski pencarian awal belum membuahkan hasil karena alamat yang disebutkan tidak ditemukan, Dinas Sosial tetap memberikan pelayanan dengan menampung, menginapkan, serta memenuhi kebutuhan makan dan minumnya.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah identitas keluarga berhasil dilacak. Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, orang terlantar tersebut secara resmi diserahkan kepada pihak keluarganya oleh Kabid Rehsos Hasneril bersama staf Dinas Sosial, Windra.
Hasneril menegaskan, keberhasilan penanganan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap setiap warga yang membutuhkan pertolongan. Alhamdulillah, yang bersangkutan kini telah kembali bersama keluarganya dalam keadaan baik," tutupnya.(Diwarsyah)
