Viral di Media Sosial, Jalan Rusak Balai Selasa Langsung Ditangani Pemkab Agam dan Pemprov Sumbar
0 menit baca
Lubuk Basung, Mediorra.com – Aksi warga Nagari Balai Selasa, Kecamatan Lubuk Basung, yang menanam pohon pisang di tengah ruas jalan berlubang sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak, viral di media sosial pada Sabtu (20/6/2026) malam. Respons cepat pun langsung dilakukan pemerintah untuk menangani kerusakan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
Menindaklanjuti aspirasi warga, Bupati Agam, Benni Warlis, segera menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon, untuk berkoordinasi dengan Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat guna mempercepat penanganan di lapangan.
Hasil pengecekan tim gabungan pada Minggu (21/6/2026) menunjukkan kerusakan cukup serius. Penyebab utama kerusakan jalan diketahui berasal dari gorong-gorong yang pecah di bawah badan jalan, sehingga mengakibatkan amblas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Meski perbaikan permanen telah masuk dalam rencana pekerjaan yang akan segera ditenderkan, kondisi kerusakan yang semakin parah membuat langkah penanganan darurat harus segera dilakukan. Tim gabungan dari BMCKTR Sumbar bersama Dinas PUTR Agam pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan sementara.
Hingga Minggu sore, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen. Penanganan dilakukan dengan pemasangan pipa baja bergelombang (Armco) sebagai solusi darurat, yang kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan penimbunan dan penyelesaian akhir agar akses jalan dapat kembali berfungsi dengan aman.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Agam, Ofrizon, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif menyampaikan informasi dan aspirasi terkait kondisi jalan tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan infrastruktur.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas BMCKTR Sumatera Barat yang bergerak cepat melakukan koordinasi dan turun langsung ke lapangan untuk menangani kerusakan jalan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Insya Allah malam ini ruas jalan tersebut sudah dapat kembali dilalui kendaraan roda empat dengan lebih aman,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat mempercepat penanganan persoalan publik, terutama yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.(Diwarsyah)

