Headline

Penyandang Disabilitas Agam Tembus Industri Otomotif Nasional, Bukti Nyata Komitmen Pemkab Bangun Kesetaraan


Lubuk Basung, Mediorra.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam membuka akses dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Seorang penyandang disabilitas asal Kecamatan Lubuk Basung, Rori Rafia Dinata, berhasil diterima bekerja di PT Sugity Creatives Cikarang, perusahaan manufaktur otomotif nasional yang menjadi bagian dari rantai produksi Toyota Auto Body. Rori resmi menjalani hari pertamanya bekerja pada Rabu (17/6/2026).


Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Agam di bawah kepemimpinan Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah dalam mendorong pemberdayaan kelompok rentan agar memiliki kesempatan yang sama untuk hidup mandiri, produktif, dan berdaya saing di dunia kerja.


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Hasneril, menjelaskan bahwa pada awal Mei 2026 pihaknya mengirim tiga penyandang disabilitas asal Kabupaten Agam ke Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor milik Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk mengikuti program pelatihan, pembinaan, serta penempatan kerja.


“Alhamdulillah, salah satu peserta atas nama Rori Rafia Dinata telah dinyatakan diterima bekerja di PT Sugity Creatives Cikarang. Ini merupakan kabar yang sangat membanggakan bagi Kabupaten Agam sekaligus menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk berprestasi apabila diberikan kesempatan,” ujar Villa Erdi.


Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Agam yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.


Sementara itu, Hasneril mengungkapkan bahwa dua peserta lainnya saat ini masih menjalani tahapan seleksi dan tes lanjutan. Dinas Sosial Kabupaten Agam terus melakukan pendampingan dan koordinasi agar keduanya juga memperoleh peluang kerja yang sama.


Kabar bahagia itu disampaikan langsung oleh Rori kepada Hasneril melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan tersebut, Rori menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya Bupati Agam, Baznas Agam, serta Dinas Sosial Kabupaten Agam yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan pendampingan hingga dirinya berhasil mendapatkan pekerjaan.


“Alhamdulillah, dari ratusan peserta yang mengikuti program ini, saya menjadi salah satu yang dinyatakan diterima bekerja. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, yang telah memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas, kepada Ketua Baznas Agam H. Isman Imran, M.Si, serta kepada Dinas Sosial Kabupaten Agam yang terus mendampingi saya sejak awal hingga berhasil mendapatkan pekerjaan. Semoga perhatian dan dukungan ini dapat terus dirasakan oleh penyandang disabilitas lainnya di Kabupaten Agam,” ungkap Rori.


Keberhasilan Rori menjadi catatan positif bagi Dinas Sosial Kabupaten Agam dalam upaya memperluas akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Program yang dijalankan melalui kerja sama dengan Kementerian Sosial RI tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kisah sukses serupa di masa mendatang.


Villa Erdi menegaskan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Agam akan terus menghadirkan program-program yang tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga membuka akses nyata bagi penyandang disabilitas untuk memasuki dunia kerja.


“Ini bukan sekadar tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi tentang memberikan kesempatan yang setara, meningkatkan kepercayaan diri, dan membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegasnya.


Keberhasilan Rori tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pembangunan yang inklusif di Kabupaten Agam. Kisah ini menunjukkan bahwa dengan dukungan, kesempatan, dan pendampingan yang tepat, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Pemerintah Kabupaten Agam berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani bermimpi, dan memanfaatkan setiap peluang yang tersedia demi mewujudkan kehidupan yang mandiri dan bermartabat.(Diwarsyah)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image