Pemkab Agam Antar Dua Penyandang Disabilitas ke Bengkulu, Siapkan Masa Depan Mandiri dan Produktif
Keberangkatan keduanya menjadi secercah harapan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun kemandirian demi masa depan yang lebih baik.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, mengatakan bahwa proses pemberangkatan tersebut merupakan hasil dari tahapan panjang yang telah dilakukan Dinas Sosial sejak beberapa waktu lalu. Sebelum diberangkatkan, para calon penerima manfaat telah melalui proses asesmen oleh tim pekerja sosial dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan.
“Setelah proses asesmen dan administrasi dinyatakan lengkap, nama mereka kami daftarkan melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Karena keterbatasan kuota, kami harus menunggu surat pemanggilan dari pihak sentra,” ujar Villa Erdi, Selasa (9/6/2026).
Pemanggilan terhadap Anasrullah dan Esi Novrianti akhirnya diterbitkan melalui Surat Sentra Dharma Guna Bengkulu Nomor 1093/4.30/HR.01.01/06/2026, sehingga keduanya dapat mengikuti program rehabilitasi sosial yang telah dipersiapkan.
Di balik keberangkatan tersebut tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi. Meski hidup dengan berbagai keterbatasan, semangat mereka untuk menempuh pendidikan tidak pernah padam. Anasrullah diketahui pernah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri di Padang pada Jurusan Elektro hingga semester enam. Sementara Esi Novrianti juga pernah mengenyam pendidikan di salah satu Universitas Islam Negeri (UIN) di Sumatera Barat.
Orang tua Anasrullah, Wesrizal, menyampaikan harapannya agar program tersebut menjadi jalan bagi anak-anak mereka untuk memperoleh keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih baik.
“Anak-anak kami memiliki keinginan besar untuk maju. Kami berharap program ini dapat menjadi bekal agar mereka mampu hidup lebih mandiri dan produktif,” ungkapnya.
Pada hari keberangkatan, Dinas Sosial Kabupaten Agam memberikan pendampingan penuh. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Hasneril bersama Erizal dan Afdi Febri turut mengantar kedua peserta menuju Sentra Dharma Guna Bengkulu.
Selama enam bulan ke depan, Anasrullah dan Esi Novrianti akan mengikuti berbagai program pembinaan, mulai dari bimbingan sosial, pelatihan keterampilan, hingga penguatan kapasitas diri yang dirancang untuk mendukung kehidupan sosial dan ekonomi mereka setelah kembali ke daerah asal.
Keberangkatan tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam yang membantu kelancaran perjalanan serta kebutuhan peserta selama mengikuti program.
Apresiasi atas langkah cepat Dinas Sosial Kabupaten Agam datang dari berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Agam, Ais Bakri, bersama anggota Komisi IV, Jondra Marjaya, menilai program rehabilitasi sosial ini sebagai investasi kemanusiaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Menurut mereka, program tersebut tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh masa depan yang lebih mandiri dan bermartabat.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Agam, Risman, yang menilai sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan Baznas menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam akan terus berupaya menghadirkan pelayanan sosial yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan sosial,” tegasnya.
Dengan keberangkatan Anasrullah dan Esi Novrianti ke Sentra Dharma Guna Bengkulu, diharapkan keduanya dapat kembali ke Kabupaten Agam dengan bekal keterampilan, kepercayaan diri, dan kemandirian yang menjadi modal berharga untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.(Diwarsyah)
