Hijaukan Kembali Kawasan Bencana, Polres Agam dan Pemda Tanam Ratusan Pohon di Palembayan
0 menit baca
Kab. Agam, Mediorra. com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat mitigasi bencana ditunjukkan Polres Agam bersama Pemerintah Kabupaten Agam melalui kegiatan penanaman pohon serentak di kawasan terdampak bencana alam di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sejuk Asri Hijaukan Sumbar Kembali” ini dilaksanakan di kawasan Sawah Laweh, tepatnya di jalur menuju Sikabau, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Selain melakukan penghijauan, jajaran Polres Agam juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meninjau langsung kondisi wilayah pascabencana serta melihat perkembangan berbagai program pemerintah yang telah maupun yang masih dalam tahap pelaksanaan bagi masyarakat terdampak.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Agam AKBP Muari, S.I.K., M.M., M.H., didampingi Wakapolres Agam Kompol Muddasir, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Anton Kusumajaya, S.Sos., M.M., Kasat Binmas Iptu Edi Yanto, S.H., Kapolsek Palembayan Iptu Andrio Saputra, S.H., M.M., serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, di antaranya Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam Japri Afrizal, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam Rosva Desaita, Sekretaris Dinas Perkim Rudi Hendri, Sekcam Palembayan Harfi Yendo, Wali Nagari Salareh Aia Rijal Islami, serta unsur pemerintahan nagari lainnya.
Dalam kegiatan tersebut ditanam ratusan bibit pohon yang terdiri dari 200 batang mahoni, 50 batang durian, dan 50 batang alpukat. Penanaman difokuskan pada area yang sebelumnya terdampak bencana alam dengan tujuan mengembalikan fungsi ekologis kawasan sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan.
Kapolres Agam AKBP Muari mengatakan bahwa penghijauan di daerah rawan bencana merupakan langkah nyata untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
"Harapan kami, bibit yang kita tanam hari ini nantinya dapat tumbuh besar dan menjadi pengikat tanah sehingga mampu meminimalisir terjadinya tanah longsor maupun banjir bandang. Ini adalah investasi lingkungan untuk keselamatan masyarakat di masa depan," ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata sinergi antara Polres Agam dan Pemerintah Kabupaten Agam dalam upaya penanggulangan bencana, khususnya di wilayah yang mengalami dampak kerusakan akibat bencana alam.
Melalui gerakan penghijauan ini, diharapkan kawasan terdampak bencana di Kecamatan Palembayan dapat kembali hijau, produktif, dan lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa mendatang. Penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ketahanan wilayah berbasis konservasi alam dan partisipasi masyarakat.(Diwarsyah)

