BNPB Salurkan Perlengkapan Huntara di Jorong Linggai, Pembangunan 20 Unit Masih Berjalan
Agam, Mediorra – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan perlengkapan standar Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor di Jorong Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (21/1/2026). Penyaluran ini dilakukan sebagai langkah persiapan, meskipun pembangunan 20 unit Huntara di lokasi tersebut masih dalam proses pengerjaan.
![]() |
| BNPB Salurkan Perlengkapan Huntara di Jorong Linggai |
Penyerahan perlengkapan dilaksanakan di MDA/Rumah Pintar Pasar Ahad, Nagari Duo Koto, dan dihadiri oleh Wali Nagari Duo Koto Jendrial, Wali Jorong Tanjuang Batuang Rudi Handra, serta Plt Kasi Trantibum Kecamatan Tanjung Raya Irmansyah.
Berdasarkan berita acara, BNPB menyalurkan bantuan berupa 20 paket perlengkapan dapur, 80 selimut, 80 matras, dan 20 kotak air mineral sebagai perlengkapan standar Huntara.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh BNPB yang dikomandoi Dra. Eny Supartini, TA, kepada Wali Nagari Duo Koto. Eny menyampaikan bahwa penyaluran perlengkapan ini merupakan bukti pemerintah hadir memperhatikan penyintas serta penguatan persiapan Huntara dapat segera difungsikan setelah pembangunan selesai.
“Pembangunan Huntara masih berjalan. Penyaluran perlengkapan dilakukan agar saat hunian siap, fasilitas dasar sudah tersedia dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Usai kegiatan di Jorong Linggai, rombongan BNPB melanjutkan kunjungan ke Palembayan untuk meninjau progres pembangunan Huntara Kayu Pasak. Dalam kunjungan tersebut, BNPB bersama Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, MM (Dt Tan Batuah) dan unsur Forkopimda melakukan peninjauan lapangan sekaligus membahas persiapan peresmian Huntara.
Diskusi persiapan peresmian disampaikan langsung oleh Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.Si., kepada Bupati Agam beserta jajaran. Peresmian Huntara direncanakan akan dilaksanakan bersama Pemerintah Pusat.
Melalui sinergi antara BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan Huntara dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak sebagai hunian sementara yang layak dan aman.(Diwarsyah)
