Pulihkan Pertanian Pascabencana, Kementan Salurkan Alsintan untuk Petani Palembayan
Bantuan berupa Traktor Roda Dua tersebut diserahkan Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian kepada kelompok tani terdampak bencana di Kecamatan Palembayan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Heri Prasetyo Wibowo, menyerahkan bantuan tersebut kepada tiga kelompok tani penerima, yakni Kelompok Tani Primadona Harapan di Nagari Salareh Aia, Kelompok Tani Amanah di Nagari Salareh Aia Timur, serta Kelompok Tani Darmajaya di Nagari Salareh Aia.
Penyaluran alsintan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam membantu petani kembali menggerakkan aktivitas pertanian setelah sebelumnya terdampak bencana.
Heri mengatakan, keberadaan alat pertanian tersebut diharapkan mampu meringankan beban petani sekaligus mempercepat proses pemulihan usaha tani di wilayah terdampak.
«“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung percepatan pemulihan usaha tani. Dengan adanya alsintan, kegiatan pengolahan lahan dan usaha pertanian diharapkan dapat kembali berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.»
Menurutnya, pemulihan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sarana produksi, tetapi juga menyangkut upaya mengembalikan produktivitas dan semangat masyarakat untuk kembali mengolah lahan mereka.
Karena itu, bantuan alsintan diharapkan dapat digunakan secara bersama dan bertanggung jawab oleh kelompok penerima, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para petani.
Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian juga terus mendorong agar dukungan dari pemerintah pusat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya petani yang tengah berupaya bangkit dan memulihkan kembali perekonomian mereka pascabencana.
Bagi masyarakat Palembayan, bantuan tersebut bukan sekadar alat untuk mengolah lahan. Lebih dari itu, traktor menjadi salah satu bagian dari ikhtiar untuk kembali menumbuhkan aktivitas pertanian, membuka harapan baru, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat terdampak bencana.(Diwarsyah)

