Tak Tinggal Diam, Dinsos Agam Gerak Cepat Dampingi Ridhwan, Pemuda yang Berjuang Melawan Depresi
0 menit baca
Agam, Mediorra.com – Di balik senyapnya sebuah rumah sederhana di Pandepokan Manggis, tersimpan kisah perjuangan seorang pemuda yang harus menghadapi tekanan hidup setelah kehilangan kedua orang tuanya. Ridhwan Naufal (26) kini menjalani hari-harinya bersama dua saudara kandungnya dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas, sembari berjuang menghadapi gangguan depresi.
Kondisi tersebut akhirnya sampai ke telinga Pemerintah Kabupaten Agam setelah Wali Jorong II Balai Ahad, David Richar Zoni, S.Pd., M.M., melaporkan keadaan Ridhwan kepada Dinas Sosial Kabupaten Agam. Laporan itu langsung mendapat respons cepat.
Atas arahan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, M.Si., tim dari Bidang Rehabilitasi Sosial bersama Pendamping Pekerja Sosial (Peksos) dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) segera mendatangi tempat tinggal sementara Ridhwan pada Jumat (10/7/2026).
Dipimpin Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Hasneril, tim melakukan asesmen awal untuk mengetahui kondisi kesehatan mental Ridhwan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dasar keluarga yang perlu segera dipenuhi. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk pendampingan dan intervensi yang tepat.
Selain persoalan kesehatan mental, kondisi ekonomi keluarga juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan informasi Ketua Pemuda Pasar Beringin bersama Wali Jorong Balai Ahad, ketiga bersaudara itu selama ini bertahan hidup dengan mengandalkan bantuan sembako dari masyarakat sekitar.
"Kami menerima laporan dan langsung merespons. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak," ujar Hasneril saat melakukan kunjungan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, M.Si., menegaskan bahwa pelayanan sosial harus hadir dengan cepat ketika masyarakat membutuhkan.
"Setiap laporan dari masyarakat menjadi prioritas bagi kami. Tugas kami adalah hadir memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan dan pendampingan yang diberikan dapat meringankan beban yang dihadapi keluarga Ridhwan serta menjadi awal dari proses pemulihan yang lebih baik," katanya.
Villa Erdi menambahkan, pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada kunjungan awal. Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial akan terus memantau perkembangan kondisi Ridhwan dan keluarganya agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mendukung proses pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.
Respons cepat ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Agam untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi persoalan sosial seorang diri. Melalui kolaborasi pemerintah, perangkat nagari, dan kepedulian masyarakat, diharapkan Ridhwan dapat memperoleh pendampingan yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.(Diwarsyah)

