Motor Mahasiswi Unand Hilang di Kawasan Rektorat, Korban Belum Terima Kejelasan Penanganan
Padang, Mediorra — Sepeda motor milik seorang mahasiswi Universitas Andalas (Unand) dilaporkan hilang saat terparkir di kawasan Rektorat Unand, Rabu (17/12) sore. Hingga kini, pemilik kendaraan mengaku belum memperoleh kejelasan terkait penanganan kasus tersebut, baik dari pihak kampus maupun kepolisian.
![]() |
| Ilustrasi |
Mahasiswi tersebut bernama Chayara, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas. Sepeda motor miliknya dilaporkan hilang di area portal jalan di bawah tangga Rektorat Unand, tepat di seberang halte Trans Padang. Kendaraan yang hilang merupakan sepeda motor matic Honda Beat warna merah keluaran tahun 2013 dengan nomor polisi BA 2800 JE.
Chayara menuturkan, sepeda motor tersebut diparkir sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, kondisi lokasi parkir cukup ramai oleh sepeda motor lainnya.
“Waktu saya datang, motor di situ banyak,” ujarnya, Rabu (14/1).
Setelah memarkirkan kendaraan, Chayara berada di sekitar kawasan Rektorat Unand bersama seorang temannya selama kurang lebih satu jam usai mengikuti ujian akhir semester. Namun, ketika hendak pulang sekitar pukul 19.00 WIB, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat semula.
“Tapi pas mau pulang, motor saya sudah tidak ada. Yang tersisa hanya motor yang parkirnya jauh,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa kendaraan lain yang sebelumnya terparkir di dekat motornya turut menghilang. Sementara itu, masih terdapat beberapa sepeda motor di lokasi, namun posisinya berada cukup jauh dari titik awal tempat ia memarkir kendaraan.
Selain sepeda motor, sebuah helm berwarna hitam yang ditinggalkan di kendaraan juga dilaporkan ikut hilang. Chayara mengungkapkan bahwa motornya diparkir seperti biasa dan dalam kondisi tidak dikunci stang. Ia juga mengaku baru pertama kali memarkirkan kendaraan di area tersebut dan belum sering beraktivitas di lingkungan Rektorat Unand.
Usai mengetahui sepeda motornya hilang, Chayara langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan kampus. Petugas keamanan sempat melakukan pengecekan singkat di sekitar lokasi kejadian sebelum mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi ke Polsek Pauh.
Saat melapor kepada petugas keamanan kampus, Chayara juga meminta agar rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian dapat diperiksa. Namun hingga saat ini, ia mengaku belum mendapatkan tanggapan maupun informasi lanjutan terkait permintaan tersebut.
Hingga kini, sepeda motor milik mahasiswi Universitas Andalas itu belum ditemukan dan korban masih menunggu kejelasan penanganan kasus kehilangan tersebut. (*)
