Headline

Kabar Baik dari Palembayan! 80 Huntap Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Bencana.


AGAM, Mediorra.com — Harapan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam untuk kembali memiliki hunian yang aman dan layak mulai menemukan titik terang. Sebanyak 80 unit hunian tetap (Huntap) kini mulai dibangun di Nagari III Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.


Dimulainya pembangunan ditandai dengan penyerahan lokasi pekerjaan, personel, serta pelaksanaan awal bersama atau MC-0. Tahapan tersebut menjadi langkah awal dalam merealisasikan hunian permanen bagi masyarakat yang terdampak bencana.


Penyerahan lokasi pekerjaan dipimpin Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satker Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Barat, Ridho Ruzika, S.T., bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Rinaldi, S.T., M.T.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Polsek Palembayan, Koramil 11 Palembayan, Pemerintah Kecamatan Palembayan, Pemerintah Nagari III Koto Silungkang, tokoh masyarakat, serta Direktur PT Dame Uli Jadiaman Indah selaku pelaksana pekerjaan.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Rinaldi, menegaskan bahwa pembangunan Huntap tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menjadi bagian penting dari proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.


«“Pembangunan Huntap ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan rumah, tetapi juga merupakan bagian dari proses pemulihan masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan layak,” ujar Rinaldi.»


Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan pengawasan seluruh pihak. Karena itu, ia berharap proses pekerjaan dapat dikawal bersama agar terlaksana sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.


Hal senada disampaikan Ridho Ruzika. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, mutu, dan ketentuan yang telah ditetapkan.


Koordinasi antara pemerintah daerah, pelaksana pekerjaan, aparat keamanan, pemerintah nagari, serta masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan pembangunan berjalan lancar sejak tahap awal hingga selesai.


Dengan dimulainya pembangunan tersebut, 80 unit Huntap di Nagari III Koto Silungkang diharapkan dapat diselesaikan secara optimal sesuai target waktu dan standar mutu yang ditetapkan.


Lebih dari sekadar rumah, Huntap tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru bagi masyarakat terdampak bencana—sebuah langkah menuju kehidupan yang lebih aman, layak, dan kembali tertata.(Diwarsyah)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image